Pembukaan Musda Partai Golkar Manado Berlangsung Ricuh

Salah satu ketua pengurus kecamatan (PK) saat melakukan protes berdiri diatas meja rapat (foto:indosulut)

MANADO – Acara pembukaan kegiatan musyawarah daerah (Musda) Partai Golkar Kota Manado yang bertempat di Hotel Four Point Manado, Kamis (27/8/2020), berlangsung ricuh antara peserta yang juga kader dari partai berlambang pohon beringin ini.

Sesuai pantauan wartawan media ini, permulaan kericuhan terjadi saat beberapa pengurus kecamatan Partai Golkar Manado mempertanyakan statusnya yang tidak mendapatkan undangan dan kartu tanda pengenal untuk mengikuti kegiatan Musda.

Keadaan pun menjadi semakin panas ketika para petinggi Golkar Sulut seperti James Arthur Kojongian (JAK) Rasky Mokodompit, Ruby Rumpesak, Ridwan Marlian yang duduk di kursi pemimpin sidang meminta pemimpin acara (MC) untuk melanjutkan kegiatan pembukaan.

“Kalau status kita disini sudah tidak jelas, untuk apa saya hadir disini. Saya sebagai kader dan pengurus Kecamatan Bunaken merasa tidak dianggap dan tidak dihargai,” Teriak Risal Sasambe saat mengajukan protes.

Suasana pun menjadi ricuh beberapa menit, sebelum pemimpin doa membawakan doa pembukaan, diikuti pembacaan Pancasila dan Hening Cipta.

Setelah itu, keadaan pun kembali normal sampai acara pembukaan selesai.

Diketahui, sebanyak 5 pengurus kecamatan dari struktur kepengurusan lama, dilakukan pergantian oleh Plt Ketua Partai Golkar, Ruby Rumpesak.

“Kelima PK yang diganti melanggar peraturan dan AD/ART Partai Golkar. Sudah jelas karena saya sudah melakukan verifikasi. Kalau tadi ada gejolak saat pembukaan Musda, itu biasa dalam demokrasi” kata Rumpesak.(AMan)

Author: redaksi Indosulut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *