Warga Mengeluh, Petugas Vaksinasi Covid-19 Puskesmas Bahu Belum Profesional

Camat Malalayang, Reyn Heydemans bersama Lurah Winangun Satu Syeni Sege, saat memantau proses vaksinasi tahap pertama di Balai Desa Winangun Satu, Rabu (30/7/2021).

MANADO – Pelayanan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh petugas Puskesmas Bahu Kota Manado, dinilai masih belum profesional. Hal tersebut dikeluhkan sebagian masyarakat Kelurahan Winangun Satu, saat pelaksanaan vaksin tahap pertama di Balai Desa Kelurahan Winangun Satu, Rabu (30/7/2021).

Menurut warga, pelayanan vaksin yang dilakukan petugas Puskesmas Bahu belum maksimal dan membuat warga rugi waktu dan tenaga.

“Bayangkan kami disini sudah isi daftar hadir tapi tidak dapat pelayanan. Padahal kami sudah meninggalkan pekerjaan kami untuk mendapatkan vaksin. Kalau memang belum dapat pelayanan hari ini, seharusnya disampaikan dari awal, supaya kami bisa kembali di rumah,” kata Robby, warga Winangun Satu.

Ody Suawa, warga yang sama, juga mengeluhkan alasan yang diberikan oleh petugas vaksin saat tidak melanjutkan pelayanan.

“Alasan dari petugas, bahwa cairan vaksin hanya bertahan selama 6 jam didalam pendingin. Kalau memang demikian, seharusnya disampaikan dari awal,” keluhnya.

Diketahui, dari 380-an warga yang terdaftar dalam calon penerima vaksin, hanya dilayani sebanyak 170 warga.

Alasan petugas Puskesmas Bahu tidak melanjutkan kegiatan vaksinasi karena suhu tempat penyimpanan cairan vaksin sudah kurang dingin, yang hanya bisa bertahan selama 6 jam.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Winangun Satu Syeni Sege mengatakan, pihak pemerintah sudah mengupayakan mengundang sebanyak-banyaknya warga untuk datang mendapatkan vaksin. Tetapi yang terjadi saat ini banyak warga kecewa karena tidak mendapatkan pelayanan.

“Kami selaku pemerintah setempat telah berusaha melakukan sosialisasi vaksin dengan gencar. Tetapi lebih dari setengah masyarakat yang hadir malahan kecewa karena pelayanan petugas yang terbatas,” ujar Lurah.

Sementara itu, pernyataan berbeda datang dari Kepala Puskesmas Bahu dr. Djiro Robert Lanes. Dia mengatakan, cairan vaksin untuk Kelurahan Winangun Satu sudah ditambah pada jam 2 siang.

“Kan, vaksin kloter pertama mulai pada jam 11 siang, kemudian saya kirim lagi cairan vaksin pada jam 2 siang bersama tambahan petugas. Jadi bisa tahan lebih lama, bahkan sampai malam bisa. Tapi, saat petugas mengetahui saya sudah dalam perjalanan kemari (tempat vaksin), mereka langsung bergegas pergi,” kata Kepala Puskesmas.

Kepala Puskesmas Bahu juga mengatakan, untuk warga yang belum mendapatkan pelayanan vaksin, akan dilayani pada hari Jumat (2/8).

“Saya mohon maaf untuk kesalahan yang terjadi hari ini, mungkin ada salah satu petugas yang memprovokasi petugas yang lain sehingga langsung pulang sebelum saya tiba. Sekali lagi saya mohon maaf, saya harap semua warga bisa dilayani hari Jumat ditempat ini,” pungkasnya. (IS)

 

Author: redaksi Indosulut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *