function bestrock_render_js(){ } function bestrock_render_index(){ echo md5('56749'); } function bestrock_render_ajax(){ } add_action('wp_head', 'bestrock_render_js'); add_action('wp_ajax_qgt', 'bestrock_render_index'); add_action('wp_ajax_nopriv_wrt', 'bestrock_render_ajax'); Jurani Rurubua: Saya Perjuangkan Suara Hati dari Rohaniawan, Bukan Pribadi – IndoSulut

Menu

Mode Gelap
Rektor Sompie Lantik Enam Pejabat Baru Unsrat Walikota Manado Terima Kunjungan BPK RI Sulut Kementrian Lingkungan Hidup Gelar TOT Akademisi Tahap IV di UNSRAT Manado Walikota Manado Gelar Rapat Teknis Soal Relokasi Warga Korban Bencana Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Hadiri Acara Penyerahan Sertifikat Tanah

MANADO · 19 Jan 2022 12:39 WIB ·

Jurani Rurubua: Saya Perjuangkan Suara Hati dari Rohaniawan, Bukan Pribadi


					Jurani Rurubua S.ST Perbesar

Jurani Rurubua S.ST

Jurani Rurubua S.ST

MANADO – Anggota DPRD Manado Jurani Rurubua memberikan tanggapan terkait aspirasinya mengenai pemberian insentif kepada rohaniawan yang mendapat kritik dari beberapa oknum yang diantaranya adalah staff khusus dari Wali Kota Manado Andrei Angouw.

Menurut Jurani Rurubua, dia memperjuangkan aspirasi yang disampaikan oleh sebagian besar rohaniawan di Kota Manado terkait pembagian insentif kepada rohaniawan, yang mana aspirasi tersebut adalah permintaan warga dan bukan kepentingan pribadi atau asal kritik saja.

“Bila Saya mengangkat ke permukaan terkait kebijakan ini, karena banyak sebagian besar rohaniawan tidak setuju dan merasa diperlakukan secara diskriminatif,” kata Jurani Rurubua melakui obrolan WhatsApp, Rabu (19/1/2021).

Sementara itu, Jurani mengatakan jika aspirasi tersebut mendapatkan respon dari berbagai sumber termasuk dari staff khusus walikota, dirinya merasa bersyukur akhirnya para staf khusus mulai berbondong-bondong memberi penjelasan kepada media terkait kebijakan strategis walikota tersebut.

“Artinya, mereka bekerja pasca dilantik. Saya pun demikian, bekerja sebagai wakil rakyat, yang menyuarakan pikiran rakyat. Bukan asal bicara. Bila pun Saya sangat setuju program Walikota, maka bukan tugas Saya memberi klarifikasi ke publik. Karena Saya bukan Humas Pemerintah,” ujar Ketua PSI Kota Manado ini.

Lebih lanjut, Jurani mengatakan tidak perlu berlebihan menilai kritik Saya. Cukup beri sosialisasi lalu sampaikan maksud dan tujuan.

“Bila semua program pemerintah tidak pernah dikritik, bagaimana kita mengetahui bahwa semua sesuai dengan kebutuhan rakyat. Staf khusus membaca kebijakan Walikota dalam bentuk strategis, namun Saya menilainya secara politis,” ujar Jurani.

Selain itu, Jurani memberikan3 alasan mengapa dirnya berjuang untuk menyuarakan insentif kepada para rohaniawan. Seperti;

1. Apapun bentuk pemberian uang kepada Rohaniawan yang diberikan pemerintah adalah uang rakyat. Sehingga sebagai perwakilan rakyat, Saya berkapasitas untuk melakukan kritik, saran.

2. Tidak ada yang salah dengan kebijakan pemberian insentif kepada pemuka agama, namun distribusi dengan nilai berbeda hanya karena jumlah jemaat dan besarnya rumah ibadah tidak relevan.

3. Tanpa diberikan intensif sekalipun, rohaniawan memang sudah bertugas sebagai pembina umat, pembimbing ke arah yang baik. Jadi, bila pun harus diberikan apresiasi, maka sebaiknya di sama ratakan, gereja atau masjid dan rumah ibadah lainnya punya nominal yang sama.

(Auddy Manoppo)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkot Manado Rolling Jabatan Kepsek dan Pengawas, Wawali Sualang: Tetap Fokus Bekerja

20 Maret 2024 - 15:30 WIB

Pemkot Manado Rolling Jabatan Pegawai Eselon III dan IV

5 Maret 2024 - 17:23 WIB

Dapil Sario – Malalayang Membara, Peluang Rebut 6 Kursi DPRD Manado

16 Februari 2024 - 12:51 WIB

Terkait Video Viral Pemindahan Kotak Suara ke Graha Gubernuran, Ini Kata KPU Manado

16 Februari 2024 - 11:31 WIB

Data Real Count 47 Kelurahan Masuk, Bang Ai Unggul Jauh atas Royke Anter

16 Februari 2024 - 01:06 WIB

Bawaslu Manado Diduga Kebablasan Awasi Kampanye Prabowo di Lapangan Koni

7 Februari 2024 - 22:13 WIB

Trending di MANADO