MANADO

Tolak Semua Tudingan Media, Arthur Mumu: Bukan Residivis, Saya Masuk Penjara Hanya Sekali

banner 468x60

MANADO – Rencana pembangunan proyek Stal Kuda oleh Pemerintah Kota Manado di Kelurahan Paniki II Kecamatan Mapanget rupanya menjadi polemik tersendiri dengan adanya pemasangan papan baliho peringatan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab. Lahan yang  diklem milik Michael Van Essien hingga menyeret nama John dan AM alias Arthur yang diduga sebagai aktor pemasangan baliho tersebut.

Sebagaimana disebut dalam pemberitaan sebelumnya di media ini, bahwa Arthur Mumu yang diduga telah melakukan pemerasan adalah seorang residivis mendapatkan tanggapan serius darinya.

banner 336x280

Ia mengaku bahwa dirinya bukan seorang residivis yang sudah berulang kali masuk-keluar penjara.
“Saya bukan residivis. Residivis adalah orang yang telah berulangkali dijebloskan ke penjara. Saya baru sekali dijebloskan ke penjara,” tulis Arthur Mumu di akun Facebook pribadi dengan nama yang sama.

Baca juga:  Diundang Khusus Konjen USA, Pemkot Manado Sepakati Kerjasama Bersama Amerika

Disalur dari media odcnews.com, Arthur juga mengelak terkait tuduhan pemerasan yang dipublis di puluhan media siber Manado.

“Saya sudah mencari informasi tanah yang ada di paniki tersebut milik Michael Van Essien yang saat ini telah di klaim milik aset Pemprov Sulut dan itu sudah saya tanyakan ke bagian Aset Pemprov Sulut,” Ujarnya.

“Saya juga menanyakan persoalan ini kepada Kepala Dinas Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota, Jhon Suwu dan dia mengiyahkan lahan pembangunan proyek Stal Kuda  milik Pemprov Sulut.” Ujar lelaki yang pernah berseteruh  dengan pihak pemilik Jumbo Swalayan Ridwan Sugianto.

Baca juga:  Wali Kota Manado Turlap Kunjungi Rusunawa Singkil

Terkait dugaan unsur pemerasan terhadap Walikota Manado Andrei Angouw, Arthur menjelaskan selama ini dia tidak perna melakukan hal tersebut, baik terhadap Walikota Manado maupun pihak kontraktor yang mengerjakan proyek stal kuda yang dulunya digunakan sebagai tempat olah raga yang dikenal dengan karpet boru oleh masyarakat. (Rul)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *