Menu

Mode Gelap
Rektor Sompie Lantik Enam Pejabat Baru Unsrat Walikota Manado Terima Kunjungan BPK RI Sulut Kementrian Lingkungan Hidup Gelar TOT Akademisi Tahap IV di UNSRAT Manado Walikota Manado Gelar Rapat Teknis Soal Relokasi Warga Korban Bencana Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Hadiri Acara Penyerahan Sertifikat Tanah

MANADO · 1 Des 2023 18:14 WIB ·

Tolak Semua Tudingan Media, Arthur Mumu: Bukan Residivis, Saya Masuk Penjara Hanya Sekali


 Tolak Semua Tudingan Media, Arthur Mumu: Bukan Residivis, Saya Masuk Penjara Hanya Sekali Perbesar

MANADO – Rencana pembangunan proyek Stal Kuda oleh Pemerintah Kota Manado di Kelurahan Paniki II Kecamatan Mapanget rupanya menjadi polemik tersendiri dengan adanya pemasangan papan baliho peringatan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab. Lahan yang  diklem milik Michael Van Essien hingga menyeret nama John dan AM alias Arthur yang diduga sebagai aktor pemasangan baliho tersebut.

Sebagaimana disebut dalam pemberitaan sebelumnya di media ini, bahwa Arthur Mumu yang diduga telah melakukan pemerasan adalah seorang residivis mendapatkan tanggapan serius darinya.

Ia mengaku bahwa dirinya bukan seorang residivis yang sudah berulang kali masuk-keluar penjara.
“Saya bukan residivis. Residivis adalah orang yang telah berulangkali dijebloskan ke penjara. Saya baru sekali dijebloskan ke penjara,” tulis Arthur Mumu di akun Facebook pribadi dengan nama yang sama.

Disalur dari media odcnews.com, Arthur juga mengelak terkait tuduhan pemerasan yang dipublis di puluhan media siber Manado.

“Saya sudah mencari informasi tanah yang ada di paniki tersebut milik Michael Van Essien yang saat ini telah di klaim milik aset Pemprov Sulut dan itu sudah saya tanyakan ke bagian Aset Pemprov Sulut,” Ujarnya.

“Saya juga menanyakan persoalan ini kepada Kepala Dinas Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota, Jhon Suwu dan dia mengiyahkan lahan pembangunan proyek Stal Kuda  milik Pemprov Sulut.” Ujar lelaki yang pernah berseteruh  dengan pihak pemilik Jumbo Swalayan Ridwan Sugianto.

Terkait dugaan unsur pemerasan terhadap Walikota Manado Andrei Angouw, Arthur menjelaskan selama ini dia tidak perna melakukan hal tersebut, baik terhadap Walikota Manado maupun pihak kontraktor yang mengerjakan proyek stal kuda yang dulunya digunakan sebagai tempat olah raga yang dikenal dengan karpet boru oleh masyarakat. (Rul)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dapil Sario – Malalayang Membara, Peluang Rebut 6 Kursi DPRD Manado

16 Februari 2024 - 12:51 WIB

Terkait Video Viral Pemindahan Kotak Suara ke Graha Gubernuran, Ini Kata KPU Manado

16 Februari 2024 - 11:31 WIB

Data Real Count 47 Kelurahan Masuk, Bang Ai Unggul Jauh atas Royke Anter

16 Februari 2024 - 01:06 WIB

Bawaslu Manado Diduga Kebablasan Awasi Kampanye Prabowo di Lapangan Koni

7 Februari 2024 - 22:13 WIB

Penyebar Postingan Potongan Anggaran Bimtek KPPS Sampaikan Permohonan Maaf untuk KPU Manado

2 Februari 2024 - 15:21 WIB

Hujan – hujanan Bersama Warga di Manado, Ganjar Pranowo Mengaku Rasakan Gelombang Kemenangan

1 Februari 2024 - 21:30 WIB

Trending di MANADO