INDOSULUT,MANADO- Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Sulut Yulius Stevanus Komaling (YSK) membantah jika pihaknya melakukan cawe-cawe pada proyek internet di Dinas Kominfo Sulut.
Disebut-sebut dalam sejumlah pemberitaan Stafsus Bidang Kepemudaan Farist Suharyo dan Stafsus Bidang Informasi dan IT Januardo Binilang bertemu dengan sejumlah penyedia Internet Service Provider (ISP) dimasa lelang. Bahkan disebut-sebut ada nama oknum anggota DPRD.
“Tidak benar kami ikut campur. Kami ini stafsus diberikan petunjuk Pak Gub untuk melakukan profiling terhadap penyedia jasa agar sesuai dengan persyaratan yang ada,”kata Farist saat dikonfirmasi.
Dijelaskannya, ada 10 ISP yang dilakukan profiling.
“Jadi berita yang beredar itu sekali lagi tidak benar. Kami sebagai stafsus sudah melaporkan ke Pak Gubernur,”bebernya.
Sebelumnya santer beredar berita oknum Stafsus ikut mengintervensi proses lelang di Dinas Kominfo Sulut hingga menyeret nama Gubernur YSK dan anaknya.
Hingga berita ini turun, tender penyedia internet dalam bentuk e-katalog di Dinas Kominfo itu sudah ada pemenangnya yaitu PT Fasconet.(sed)