Wali Kota Bitung Hengky Honandar saat menerima penghargaan pendidikan tingkat nasional.
BITUNG- Pemerintah Kota Bitung kembali menorehkan prestasi di bidang pendidikan dengan meraih enam penghargaan sekaligus dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada penghujung tahun 2025. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E. dan Wakil Wali Kota Randito Maringka dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, meski belum genap setahun memimpin pemerintahan.

Salah satu penghargaan utama yang diterima langsung Wali Kota Hengky Honandar adalah Anugerah Pemerintah Daerah Terbaik dengan Tim Penjamin Mutu Pendidikan Daerah. Seluruh penghargaan diserahkan oleh Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara, Febry H.J. Dien, S.T., M.Inf.Tech (Man), mewakili Menteri Kemendikdasmen Sabtu (13/12/2025).
Selain itu, Dinas Pendidikan Kota Bitung meraih Anugerah Dinas Pendidikan Paling Responsif di Sulawesi Utara, yang diterima Kepala Dinas Pendidikan Fonny Tumundo, S.Pd., M.Si. Penghargaan lainnya diberikan kepada SD GMIM Aertembaga sebagai sekolah dengan revitalisasi terbaik di Sulawesi Utara.

Kota Bitung juga ditetapkan sebagai Pemerintah Daerah Terbaik dalam kategori dukungan penganggaran digitalisasi pembelajaran melalui program pengadaan Interaktif Flat Panel (IFP). Fonny Tumundo menjelaskan, Bitung menjadi daerah pertama di Sulawesi Utara yang menyiapkan TV pintar di ruang-ruang kelas. “Sebagian besar kelas di Kota Bitung sudah tidak lagi menggunakan papan tulis, melainkan TV datar yang dapat difungsikan sebagai papan tulis interaktif,” ujarnya.
Penghargaan kelima diraih dalam kategori Kemitraan Strategis Pemerintah Daerah, sementara penghargaan bergengsi lainnya ditandai dengan masuknya Bunda PAUD Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, sebagai nominee penerima penghargaan tingkat nasional atas kontribusinya di bidang pendidikan anak usia dini. Kepala BPMP Sulut, Febry H.J. Dien, menegaskan bahwa anugerah tersebut menjadi tolok ukur keberpihakan pimpinan daerah terhadap dunia pendidikan agar setiap program yang dijalankan lebih terukur dan berdampak nyata.(hds)