Altin Tumengkol S.IP, M.Si, Plt Kepala Dinas Kominfo Kota Bitung
BITUNG- Setelah hampir dua tahun hidup dalam keterbatasan jaringan, warga Kelurahan Pinangunian akhirnya kembali merasakan hadirnya internet. Sejak pekan ini, akses internet resmi mulai aktif di Kantor Lurah Pinangunian, menandai berakhirnya masa blank spot yang selama ini membatasi komunikasi dan pelayanan publik di wilayah tersebut.
Bagi sebagian orang, internet mungkin hal biasa. Namun bagi warga Pinangunian, sinyal yang kembali menyala adalah kabar yang dinanti. Sebuah perubahan kecil, tetapi berarti besar—terutama bagi pelayanan pemerintahan, pendidikan, dan kebutuhan informasi masyarakat.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung, Altin Tumengkol, S.IP, menyampaikan bahwa pengaktifan jaringan internet ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan digital yang merata hingga ke wilayah yang selama ini belum terjangkau.
“Pinangunian sebelumnya mengalami blank spot cukup lama. Hari ini, titik awal akses internet sudah aktif di Kantor Lurah, dan selanjutnya akan kami tindak lanjuti ke titik-titik lainnya,” ujar Altin.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bitung melalui Dinas Kominfo untuk memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam akses informasi dan teknologi, terutama di era pelayanan publik berbasis digital.
Lebih dari sekadar soal teknis, hadirnya internet ini membawa harapan baru bagi masyarakat. Pelayanan administrasi kelurahan kini dapat berjalan lebih cepat, komunikasi dengan pemerintah kota menjadi lebih lancar, dan warga perlahan bisa kembali terhubung dengan dunia luar.
Momentum pengaktifan jaringan ini terasa semakin bermakna karena hadir di penghujung tahun. Bagi warga Pinangunian, koneksi internet yang kembali hadir menjadi “hadiah Natal” yang sederhana, namun penuh arti.
“Semoga ini bisa menjadi kado Natal bagi Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota untuk masyarakat Pinangunian,” ungkap salah satu perangkat kelurahan dengan penuh harap.
Dinas Kominfo juga telah melakukan pengukuran awal kecepatan jaringan di Kantor Lurah Pinangunian sebagai dasar pengembangan lanjutan. Ke depan, pemerintah berkomitmen memperluas titik akses agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Di tengah senyap yang dulu panjang, kini layar kembali menyala. Dari Pinangunian, harapan itu terhubung kembali.(hds)