MANADO — Forum pembahasan LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Pemerintah Kota Manado kembali menjadi sorotan. Agenda yang seharusnya menjadi ruang evaluasi dan pengawasan kinerja pemerintah daerah itu justru memperlihatkan masih adanya legislator yang belum menunjukkan peran aktifnya.
Anggota DPRD Manado periode 2024–2029 yang telah dilantik sejak 14 Agustus 2024, kini memasuki hampir dua tahun masa jabatan. Namun, dalam pelaksanaan tugas, tidak semua legislator terlihat maksimal dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Dalam rapat pembahasan LKPJ yang digelar Kamis (9/4/2026) sejak pukul 11.00 WITA hingga sekitar 16.00 WITA, seluruh instansi di lingkungan Pemerintah Kota Manado mengikuti proses kajian bersama DPRD terkait penggunaan anggaran dan capaian program selama satu tahun berjalan.
Berdasarkan pantauan media ini, dari sekitar 12 hingga 14 anggota DPRD yang hadir dalam rapat tersebut, terdapat satu legislator yang tidak menyampaikan satu pun pertanyaan maupun masukan kepada instansi yang dibahas. Legislator dari daerah pemilihan Tikala–Paal Dua, Lady Olga, tampak hanya mengikuti jalannya rapat tanpa berpartisipasi aktif.
Fenomena ini bukan kali pertama terjadi. Dalam sejumlah agenda penting sebelumnya, yang bersangkutan juga tercatat lebih banyak diam dibandingkan anggota DPRD lainnya yang aktif menyampaikan kritik, saran, maupun pertanyaan.
Kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat anggota DPRD memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan aspirasi masyarakat serta menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah. Minimnya partisipasi dalam forum resmi berpotensi mengurangi kualitas kontrol terhadap kebijakan dan penggunaan anggaran.
Forum LKPJ yang seharusnya menjadi cermin kinerja pemerintah daerah, kini juga menjadi cermin bagi kinerja para legislator itu sendiri. Publik pun diharapkan dapat terus mengawasi dan menilai sejauh mana wakil rakyat menjalankan tugas dan tanggung jawab yang telah dipercayakan. (Dyppo)