MANADO, – Dalam upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kota Manado melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mulai melaksanakan Sosialisasi Digitalisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di 11 kecamatan se-Kota Manado.
Pada Selasa (02/12/25), Kecamatan Sario dan Kecamatan Malalayang menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Tim Sosialisasi Bapenda Manado. Peserta kegiatan terdiri dari para lurah, ketua lingkungan, serta jajaran Pemerintah Kecamatan Sario. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Sario, Jermia Sampul.
Ketua Tim Sosialisasi, Florentino Manalaysay, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan amanat Wali Kota Manado, Andrei Angouw, agar kota ini tidak tertinggal dalam penerapan digitalisasi, terutama pada sektor pelayanan publik.
“Dengan sosialisasi ini, kita menjadi terbiasa menggunakan teknologi yang telah diprogramkan, dan ini harus diketahui masyarakat,” ujar Manalaysay.
Ia menambahkan, Bapenda Manado telah menyediakan berbagai kanal digital, baik melalui perbankan, e-commerce, e-wallet, dan platform pembayaran lainnya. Kanal-kanal ini, menurutnya, harus diterapkan sampai ke aparat pemerintahan di level terbawah, termasuk para ketua lingkungan.
Manalaysay juga menegaskan bahwa Bapenda mendukung penuh kecamatan dalam peningkatan retribusi kebersihan rumah tinggal. Sistem pembayaran yang sebelumnya menggunakan karcis kini beralih ke metode digital, sesuai amanat Pemerintah Pusat dan arahan Pemerintah Kota Manado pada High Level Meeting TP2D.
“Lewat digitalisasi, uang masuk jelas ke kas daerah. Pemerintah juga bisa mengetahui mana wajib pajak yang sudah membayar dan mana yang belum. Dengan demikian, optimalisasi pendapatan daerah semakin meningkat,” jelasnya.
Selain itu, ia menginformasikan bahwa pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Manado kini sepenuhnya dilakukan secara digital. SPPT PBB tidak lagi dicetak secara fisik.
Manalaysay berharap, penerapan pembayaran digital dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa seluruh pembayaran pajak dan retribusi benar-benar masuk ke kas Pemerintah Kota Manado.
“Melalui sistem digital, semuanya lebih transparan, akuntabel, dan dapat dipantau dengan baik,” tuturnya.
Jika ingin ditambahkan kutipan dari camat/lurah, subjudul, atau versi yang lebih pendek untuk media sosial, tinggal beri tahu.