MANADO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Manado) telah menuntaskan kegiatan Reses Masa Sidang II tahun 2026 yang berlangsung selama lima hari, 6–10 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi pimpinan dan anggota dewan untuk turun langsung ke daerah pemilihan (dapil) guna menyerap berbagai aspirasi masyarakat dari seluruh wilayah Kota Manado.

Dalam pelaksanaan reses tersebut, para legislator berhasil mengantongi puluhan usulan dari masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang. Aspirasi yang disampaikan mencakup beragam persoalan mendasar, seperti dana lansia, penerangan lampu jalan, perbaikan drainase, layanan BPJS, hingga sektor pendidikan yang dinilai masih perlu perhatian lebih.

Salah satu titik reses dengan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi berada di Lingkungan I, Kelurahan Tikala Baru, Kecamatan Tikala. Lokasi ini dikunjungi langsung oleh Ketua DPRD Manado, Aaltje Dondokambey, yang menyampaikan bahwa seluruh aspirasi warga akan dibawa dan diperjuangkan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan hingga kota.

Sementara itu, di Kelurahan Tumumpa Dua, Kecamatan Tuminting, masyarakat bersama pemerintah setempat meminta DPRD untuk turut mengawal tindak lanjut hasil Musrenbang. Permintaan ini mendapat tanggapan dari Wakil Ketua DPRD Manado, Mona Kloer, yang menilai bahwa pengawalan terhadap usulan masyarakat menjadi penting agar setiap program yang direncanakan benar-benar terealisasi.

Di sisi lain, anggota DPRD dari kalangan milenial, Andrew Palit, menggelar reses dengan pendekatan berbeda di Kelurahan Ternate Tanjung, Kecamatan Singkil. Ia memadukan kegiatan reses dengan aksi bersih lingkungan bersama masyarakat dan remaja masjid setempat, sekaligus mengajak warga untuk lebih peduli terhadap persoalan sampah yang berdampak pada kesehatan dan kelestarian lingkungan.
(Advetorial)