MANADO – Pohon-pohon besar di sejumlah ruas jalan di Kota Manado kini menjadi momok menakutkan bagi para pengendara, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Kondisi ini kembali menjadi perhatian setelah insiden pohon tumbang yang menelan korban jiwa pada Rabu malam (11/3/2026).
Pasca hujan lebat yang melanda Kota Manado semalam, dilaporkan beberapa pohon tumbang di sejumlah titik. Banyaknya pohon berukuran besar dan sudah tua dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga, khususnya pengguna jalan saat cuaca ekstrem.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado, Pontowuisang Kakauhe, mengatakan pihaknya setiap hari melakukan pemantauan serta pemangkasan pohon yang dinilai berpotensi membahayakan.
“Kami dari DLH setiap hari melakukan pemantauan dan pemangkasan pohon, apalagi setelah adanya kejadian tadi malam. Meskipun pohon yang menimpa warga tersebut bukan milik pemerintah, kami tetap melakukan penanganan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan pemangkasan pohon bahkan dilakukan hingga hari Minggu. Namun luasnya wilayah serta banyaknya pohon di Kota Manado membuat penanganan tidak bisa dilakukan secara serentak.
“Setiap hari kami memangkas pohon, bahkan sampai hari Minggu. Tapi Kota Manado ini banyak pohon. Jadi memang perlu kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat yang tinggal di daerah rawan agar selalu berhati-hati,” jelasnya.
Pontowuisang juga menegaskan bahwa DLH rutin membagikan aktivitas pemangkasan pohon melalui media sosial sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
“Semua kegiatan kami share di Instagram saat kami lakukan pemangkasan ataupun kegiatan lainnya, Namun kami juga akui bahwa keterbatasan personel dan jangkauan membuat tidak semua pohon yang berpotensi membahayakan dapat segera ditangani dalam waktu bersamaan,” ujar Kakauhe
Pemerintah Kota Manado pun mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalan yang dipenuhi pohon besar ketika hujan deras dan angin kencang melanda.