MANADO — Di tengah padatnya agenda diplomasi dan kuliah umum di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menyempatkan berbagi cerita ringan tentang kesukaannya terhadap kuliner khas Sulawesi Utara.
Kepada sejumlah wartawan, Sugiono mengaku sudah tidak asing lagi dengan cita rasa makanan Manado yang terkenal kaya rempah dan pedas.
“Saya suka pedesnya makanan Manado. Bubur Manado atau tinutuan, ikan bakar, semuanya saya suka,” ujar Sugiono didampingi Jubir Kemenlu Yvonne Mewengkang.
Pernyataan spontan itu langsung mencairkan suasana usai kuliah umum bertema Diplomasi Indonesia di Tengah Dinamika Global. Sesaat, pembahasan mengenai dinamika geopolitik dunia berganti dengan obrolan hangat tentang kekayaan kuliner Sulawesi Utara.
Bagi Sugiono, kuliner bukan sekadar soal rasa. Kekayaan makanan daerah juga menjadi bagian dari identitas budaya Indonesia yang dapat diperkenalkan kepada dunia melalui jalur diplomasi.
Kunjungan Menteri Luar Negeri ke Manado kali ini selain memberikan kuliah umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sam Ratulangi, juga menjadi momentum mempererat hubungan pemerintah pusat dengan masyarakat Sulawesi Utara yang dikenal memiliki kekayaan budaya, pariwisata, dan kuliner.
Pengakuan Sugiono yang mengaku menyukai tinutuan, ikan bakar, dan aneka hidangan pedas khas Manado pun menjadi salah satu momen yang paling mengundang senyum selama kunjungannya di Bumi Nyiur Melambai.