Setahun pertama kepemimpinan Hengky Honandar dan Randito Maringka bukan tentang gebrakan besar, melainkan tentang menata fondasi.
Mengawali masa jabatan dengan beban utang daerah, Pemerintah Kota Bitung memilih langkah realistis: mengencangkan anggaran, membayar kewajiban secara bertahap, dan menjaga pelayanan publik tetap berjalan. Gaji dan TPP ASN aman, layanan kesehatan dan pendidikan tetap stabil, kebersihan kota terjaga.

Di tengah konsolidasi fiskal, roda ekonomi tetap bergerak. UMKM diperkuat, pedagang pasar diperhatikan, dan pembangunan diarahkan dari kelurahan agar pertumbuhan terasa merata.
Investasi pada sumber daya manusia menjadi prioritas. Program mikrolet gratis bagi pelajar memastikan akses pendidikan tetap terbuka. Di sektor perikanan, bantuan rumpon bagi nelayan kecil menjadi bentuk nyata keberpihakan pada ekonomi pesisir.

Penataan birokrasi juga mulai dilakukan melalui rolling pejabat dan penguatan tata kelola agar pemerintahan berjalan lebih efektif dan selaras dengan visi Harmonisasi Menuju Bitung Maju 2024–2029.

Satu tahun ini adalah tahun menata, menata keuangan, memperkuat manusia, dan menjaga harmoni sosial.

Arah sudah ditentukan. Fondasi telah diletakkan. Bitung kini bersiap melangkah lebih mantap ke depan.(adv)