BITUNG – Gerakan peduli lingkungan berbasis rumah tangga terus digencarkan di Kota Bitung. Tim Penggerak PKK Kota Bitung bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung menggelar pelatihan pembuatan kompos dari sampah rumah tangga di Kelurahan Girian Atas, Kecamatan Girian, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pelatihan pengelolaan sampah organik yang dilaksanakan di 69 kelurahan se-Kota Bitung. Para peserta yang terdiri dari kader PKK dan masyarakat dibekali materi hingga praktik langsung pengolahan sampah organik menjadi kompos yang bernilai guna dan ramah lingkungan.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, SE, menegaskan bahwa persoalan sampah rumah tangga harus menjadi perhatian bersama dan dimulai dari lingkungan keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat. Menurutnya, kader PKK memiliki peran penting sebagai motor penggerak perubahan dalam membangun kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
“Melalui pelatihan ini, saya berharap para kader PKK dan masyarakat dapat memahami cara mengelola sampah rumah tangga menjadi kompos yang bermanfaat. Selain membantu mengurangi volume sampah, kompos juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan tanaman dan penghijauan di lingkungan sekitar,” ujar Ellen.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan pelatihan kelima yang dilaksanakan TP PKK Kota Bitung di tingkat kelurahan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pengurangan sampah dan pelestarian lingkungan. Ellen juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bitung bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan DLH Kota Bitung tengah menjalin kerja sama pengelolaan sampah menjadi energi listrik, menyusul kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Aertembaga yang semakin penuh.
“Karena itu saya meminta masyarakat mulai mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos sehingga dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA. PKK harus menjadi pelopor dalam membangun kesadaran masyarakat untuk hidup bersih dan sehat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Merianti Dumbela, mengapresiasi dukungan TP PKK Kota Bitung terhadap program pengelolaan sampah di daerah. Ia juga menegaskan bahwa gerakan PKK saat ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya kaum ibu.
“PKK bukan hanya untuk ibu-ibu saja. Kalau dulu banyak yang menganggap PKK identik dengan mama-mama, sekarang tidak lagi. Bapak-bapak juga bagian dari PKK. Karena itu, jangan lagi berpikir bahwa PKK hanya milik kaum ibu,” kata Merianti.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Girian Rukman Rasyid, Ketua TP PKK Kecamatan Girian Siti Zubaidah Rasyid Yahya, Kabid Pengelolaan Sampah Leberty Rimbing, Lurah Girian Atas Steven Mamesah, Ketua Pokja III TP PKK Kota Bitung Ny. Tenti Suak Sakul, Ketua Bidang III TP PKK Jeanne Pingkan Rumambi Sondakh, Anggota Pokja III TP PKK Rine Wongkar Sigarlaki, serta masyarakat dan tamu undangan lainnya.