BITUNG – Pemerintah Kota Bitung menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara untuk pengembangan Taman Wisata Alam (TWA) Batu Putih dan Taman Wisata Alam (TWA) Batu Angus. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama ekonomi daerah.
Penandatanganan kerja sama dilakukan dalam pertemuan Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., dengan Kepala BKSDA Sulawesi Utara Danny H. Pattipeilohy, S.Pi., M.Si., beserta jajaran. Kedua pihak sepakat memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan kawasan wisata berbasis konservasi.
Wali Kota Hengky Honandar mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk mengembangkan TWA Batu Putih dan TWA Batu Angus sebagai destinasi wisata unggulan Kota Bitung tanpa mengesampingkan aspek pelestarian lingkungan.
“Perjanjian kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pengembangan Taman Wisata Alam Batu Putih dan Taman Wisata Alam Batu Angus sebagai destinasi wisata unggulan Kota Bitung. Kami ingin menghadirkan kawasan wisata yang tidak hanya indah dan nyaman dikunjungi, tetapi juga tetap menjaga kelestarian alam sebagai warisan bagi generasi mendatang,” ujar Hengky.
Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kota Bitung dan BKSDA Sulawesi Utara akan bersinergi dalam promosi destinasi wisata, pembangunan dan pemeliharaan sarana-prasarana, optimalisasi pemanfaatan kawasan secara berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai pelaku utama pengembangan wisata berbasis konservasi.
Hengky berharap kolaborasi ini mampu memperkuat perlindungan kawasan konservasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata. Menurutnya, pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan juga diharapkan membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, dan semakin mengukuhkan Kota Bitung sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Sulawesi Utara.