MANADO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado terus mengintensifkan pemeliharaan pohon pelindung di berbagai wilayah sebagai upaya menjaga keselamatan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, serta tertata. Selama periode 1 hingga 5 Juli 2026, tim DLH melaksanakan serangkaian kegiatan pemangkasan pohon dan penanganan pohon tumbang di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan penanganan.
Kegiatan diawali pada 1 Juli 2026 dengan pemangkasan pohon di Jalan Pumorouw, Kelurahan Tingkulu, tepatnya di depan Rumah Dinas Bank Indonesia (BI). Pemangkasan dilakukan terhadap pohon-pohon yang memiliki dahan menjulur ke badan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan apabila terjadi hujan deras disertai angin kencang.
Selanjutnya, petugas juga melakukan pemangkasan pohon di Jalan Wolter Monginsidi, Kecamatan Malalayang. Penanganan dilakukan untuk mengurangi risiko patahnya ranting serta menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
Pemeliharaan pohon kemudian dilanjutkan di Kelurahan Ranotana, tepatnya di samping Stadion Klabat, serta di Kelurahan Perkamil. Di kedua lokasi tersebut, tim memangkas dahan yang sudah terlalu rimbun agar tidak mengganggu jaringan utilitas maupun aktivitas masyarakat di sekitar area pemukiman dan jalan raya.
DLH Kota Manado juga melaksanakan kegiatan serupa di kawasan Wenang Permai dan di Molas, tepatnya di Taman Bunaken. Selain menjaga aspek keselamatan, pemangkasan pohon dilakukan untuk mempertahankan keindahan kawasan ruang terbuka hijau sehingga tetap nyaman dimanfaatkan oleh masyarakat.
Selain kegiatan pemangkasan, DLH Kota Manado juga bergerak cepat menangani pohon tumbang di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget. Setelah menerima informasi dari masyarakat, petugas segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon yang menghalangi akses jalan. Batang dan ranting pohon dipotong serta dibersihkan agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan rutin yang dilaksanakan DLH Kota Manado dalam mengantisipasi dampak cuaca ekstrem sekaligus meminimalkan risiko pohon tumbang. Pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas, masyarakat, dan kelancaran lalu lintas selama proses berlangsung.
DLH Kota Manado mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan pohon yang miring, lapuk, atau memiliki potensi membahayakan lingkungan sekitar. Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, upaya menjaga keselamatan, kebersihan, dan keindahan Kota Manado diharapkan dapat terus terwujud secara berkelanjutan.