MANADO – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Manado dibawah kepemimpinan Kepala Dinas Fadhly Kasim, SH meluncurkan inovasi digital berupa Sistem Informasi Pelatihan Kerja (SIPKA), sebagai bagian dari Aksi Perubahan Kinerja Organisasi (APKO) dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) tahun 2025 yang diikuti oleh Kepala Bidang Pelatihan Kerja Disnaker Kota Manado, Rinto Tancaro, SE
Program ini bertujuan mempercepat transformasi layanan publik di bidang ketenagakerjaan melalui sistem digital yang memudahkan masyarakat mengakses seluruh informasi pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Disnaker Manado maupun bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta dan perusahaan-perusahaan mitra.
Kabid Rinto Tancaro, SE menjelaskan bahwa peluncuran SIPKA merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas dan transparansi layanan kepada masyarakat.
“SIPKA hadir untuk mempermudah masyarakat Kota Manado dalam mendapatkan informasi tentang berbagai pelatihan kerja. Melalui sistem ini, masyarakat bisa melihat jadwal, jenis pelatihan, bahkan langsung mendaftar secara online tanpa harus datang ke kantor Disnaker,” ujar Rinto Tancaro.
Ia menambahkan, digitalisasi layanan ini juga menjadi wujud nyata dari implementasi aksi perubahan dalam PKA yang tengah berlangsung.
“Kami berharap SIPKA dapat menjadi solusi modern dalam mendukung pengembangan kompetensi tenaga kerja di Manado. Setiap tahun kami menyelenggarakan berbagai jenis pelatihan, dan dengan sistem ini semua informasi bisa diakses dengan lebih mudah dan cepat,” tambahnya.
Aksi perubahan ini tidak hanya menjadi bagian dari tugas akhir peserta PKA, tetapi juga langkah strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi Disnaker Manado agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
“Pak Walikota Manado sangat menunjang kegiatan pelatihan tenaga kerja karena langsung terlihat hasilnya, dimana seluruh peserta pelatihan langsung mendapatkan
pekerjaan sesuai dengan pelatihan yang mereka ikuti. Contohnya peserta pelatihan bahasa jepang yang sudah beberapa kali dikirim ke jepang untuk bekerja,” ujar Tancaro.
Dengan adanya SIPKA, diharapkan masyarakat dapat lebih aktif mengikuti berbagai program pelatihan yang disediakan pemerintah, sehingga mampu meningkatkan keterampilan dan memperluas peluang kerja di berbagai sektor. (Dyppo)