BITUNG — Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kota Bitung, Rabu (20/5/2026), dimanfaatkan Pemerintah Kota Bitung untuk memperkuat pesan persatuan dan perdamaian di tengah masyarakat.
Bertempat di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Bitung, Wali Kota Bitung Hengky Honandar membacakan Deklarasi Damai Kota Bitung di hadapan jajaran Forkopimda, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam deklarasi tersebut, Hengky menegaskan bahwa perbedaan suku, agama, budaya, organisasi, maupun pandangan bukan menjadi alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk mempererat persaudaraan dan membangun daerah.

“Kita menyadari bahwa perbedaan suku, agama, budaya, organisasi, maupun pandangan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk mempererat persaudaraan dan membangun daerah yang kita cintai ini,” ujar Hengky saat membacakan deklarasi damai.
Melalui deklarasi itu, Pemerintah Kota Bitung bersama seluruh elemen masyarakat menyatakan komitmen menolak segala bentuk kekerasan, provokasi, ujaran kebencian, serta tindakan yang dapat memecah persatuan masyarakat Kota Bitung.
Selain itu, masyarakat juga diajak mendukung penyelesaian persoalan melalui dialog, musyawarah, serta jalur hukum yang berlaku secara adil dan bermartabat. Deklarasi damai tersebut turut menegaskan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta menolak penyebaran berita bohong, fitnah, dan informasi yang tidak benar, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Hengky juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat toleransi antarumat beragama dan menjaga persatuan bersama TNI, Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat demi masa depan Kota Bitung yang lebih baik.
“Damai adalah kekuatan. Persatuan adalah harapan. Dan Kota Bitung adalah rumah kita bersama,” tegas Hengky dalam penutup deklarasi damai tersebut.
Peringatan Harkitnas 2026 di Kota Bitung pun berlangsung penuh khidmat sekaligus menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan menjaga stabilitas daerah di tengah keberagaman masyarakat Kota Bitung.