MANADO – Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, membuka kegiatan Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah di Manado, Rabu (25/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa transformasi digital harus menjadi langkah nyata untuk meningkatkan efektivitas birokrasi sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Sulawesi Utara, Jaynudin Hilimi, serta Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PANRB, Muhammad Averus. Tahlis menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Utara sebagai tuan rumah kegiatan nasional tersebut, seraya menilai pelaksanaan kegiatan di daerah turut mendukung efisiensi anggaran pemerintah.
Dalam arahannya, Tahlis menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru, melainkan memangkas proses birokrasi yang tidak efektif agar aparatur sipil negara memiliki lebih banyak waktu untuk melayani masyarakat.
“Roh teknologi adalah memangkas waktu yang tidak efektif agar dapat digunakan untuk pelayanan publik. Esensi transformasi digital adalah efisiensi dan efektivitas,” tegasnya.
Menurut Tahlis, pengalaman selama pandemi COVID-19 membuktikan bahwa banyak pekerjaan pemerintahan dapat dilakukan secara digital tanpa harus bergantung pada pertemuan tatap muka maupun pembangunan infrastruktur yang berlebihan. Efisiensi tersebut, katanya, memungkinkan anggaran dialihkan untuk sektor yang lebih bermanfaat seperti pendidikan dan kesehatan.
Menutup sambutannya, Tahlis mengajak seluruh organisasi perangkat daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota memperkuat komitmen dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan. “Kita digaji negara untuk melayani masyarakat, bukan menghabiskan waktu pada urusan administrasi. Dengan digitalisasi, waktu kita akan lebih banyak digunakan untuk pelayanan publik. Sulawesi Utara siap menjadi bagian dari Indonesia digital,” pungkasnya.