MANADO – Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang (AARS) menggelar kunjungan kerja sekaligus rapat teknis bersama jajaran Direksi PDAM Wanua Wenang Manado di Kantor PDAM Paal II, Jumat (17/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas evaluasi pelayanan air bersih, berbagai kendala distribusi, serta langkah strategis untuk meningkatkan cakupan layanan air bersih bagi masyarakat Kota Manado.
Turut mendampingi rombongan Pemerintah Kota Manado, Sekretaris Kota dr. Steaven Dandel, M.Ph., Asisten II Atto Bulo, Kepala Dinas PUPR John Suwu, Kabag Ekonomi David Kambey, serta seluruh camat se-Kota Manado. Sementara dari pihak PDAM hadir Direktur Utama Meiky Taliwuna bersama jajaran direksi dan pejabat teknis.
Dalam rapat tersebut, PDAM memaparkan kondisi pelayanan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di seluruh wilayah Kota Manado. Wali Kota dan Wakil Wali Kota kemudian meminta masukan langsung dari para camat terkait persoalan yang masih dikeluhkan masyarakat, termasuk wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa secara optimal.
Salah satu perhatian utama adalah pelayanan air bersih di Kecamatan Bunaken Kepulauan. Wali Kota Andrei Angouw menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama.
“Intinya adalah pelayanan. PDAM dan instansi terkait harus bisa memaknai hal ini sebagai kewajiban melayani warga. Untuk kendala kelistrikan di wilayah kepulauan, nanti akan kami koordinasikan langsung dengan pihak PLN,” tegas Andrei.
Selain itu, rapat juga membahas optimalisasi jaringan distribusi melalui identifikasi pemasangan pipa agar aliran air dapat menjangkau kawasan yang selama ini masih mengalami keterbatasan layanan.
Di akhir pertemuan, Direktur Utama PDAM Wanua Wenang, Meiky Taliwuna, meminta dukungan seluruh camat agar terus berkoordinasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan teknis di lapangan. Menurutnya, data riil dari setiap wilayah menjadi dasar penting dalam penyusunan rencana pengembangan jaringan.
Meiky juga mengungkapkan target PDAM Wanua Wenang untuk meningkatkan jumlah sambungan rumah (SR) air bersih menjadi 75.000 sambungan pada tahun 2030. Target tersebut diharapkan mampu memperluas akses air bersih bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Kota Manado yang lebih sehat, bersih, dan sejahtera. (Dyppo)