Oplus_16908288
MANADO – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin (17/8/2026).
Upacara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Sulut, pejabat di lingkungan Pemprov Sulut, tokoh agama, tokoh masyarakat, para veteran, serta perwakilan pelajar dan mahasiswa. Rangkaian upacara diawali detik-detik Proklamasi dan pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Ketua DPRD Sulut Andi Silangen.
Suasana semakin khidmat ketika Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) memasuki lapangan dan melaksanakan tugas pengibaran Bendera Merah Putih. Putra-putri terbaik Sulawesi Utara tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan atas pelaksanaan tugas dengan penuh disiplin dan semangat.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius mengatakan peringatan HUT RI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Menurutnya, kemerdekaan Indonesia diperoleh melalui pengorbanan dan perjuangan panjang, bukan pemberian dari penjajah.
“Kemerdekaan kita bukan hadiah atau pemberian penjajah kepada kita, tetapi diperoleh dengan titik darah penghabisan. Tugas kita hari ini bukan lagi berperang melawan penjajah, melainkan mengisi kemerdekaan dengan pengabdian kepada negara yang kita cintai,” ujar Yulius.
Ia menegaskan, pembangunan Sulawesi Utara harus diarahkan pada sektor-sektor yang langsung berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, terutama pendidikan, kesehatan dan pertanian. Di tengah persaingan global, Yulius meminta pemerintah dan masyarakat memperkuat kerja sama, menjaga kerukunan lintas agama dan suku, serta meningkatkan kecerdasan dan ketekunan dalam menghadapi tantangan.
“Hari ini tugas kita bukan lagi mengusir penjajah, melainkan bertarung melawan kemiskinan. Mari kita galang persatuan, rapatkan barisan dan bekerja bersama-sama membangun ekonomi Sulawesi Utara agar makin maju, sejahtera dan berdaya saing global,” tegasnya.
Yulius juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan nilai-nilai perjuangan para pahlawan sebagai dorongan untuk bekerja dan berkarya. Menurutnya, kemerdekaan harus diisi dengan pembangunan yang nyata, pelayanan publik yang semakin baik, serta upaya bersama meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sulawesi Utara.