BITUNG – Peringatan satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka dirayakan penuh kesederhanaan melalui ibadah syukur dan buka puasa bersama di Ruang Serba Guna SH Sarundajang, Kantor Wali Kota Bitung, Jumat (20/2/2026). Momentum ini menjadi refleksi atas perjalanan satu tahun pemerintahan yang menitikberatkan pada kerja nyata, pelayanan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ibadah syukur tersebut dihadiri unsur Forkopimda, para anggota DPRD Kota Bitung, jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat. Suasana berlangsung khidmat, mencerminkan rasa syukur sekaligus komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hengky Honandar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta pemangku kepentingan yang telah mendukung jalannya pemerintahan selama satu tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa capaian yang diraih bukan semata hasil kerja pemerintah, tetapi buah dari kolaborasi dan kebersamaan seluruh elemen daerah.

Menurutnya, sejak awal kepemimpinan, pemerintah berkomitmen menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pembukaan peluang ekonomi, hingga percepatan pembangunan infrastruktur. Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal, pemerintah tetap mengedepankan inovasi, sinergi, dan optimalisasi sumber daya yang ada.

Momentum syukur tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan sejumlah bantuan kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial pemerintah. Selain itu, dilakukan launching nama Jalan Lingkar Pulau Lembeh menjadi Jalan Hany Sondakh, sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh mantan Walikota Bitung yang dinilai berjasa bagi daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Perumda Air Duasudara Bitung menyerahkan dividen sebesar Rp1,6 miliar kepada Pemerintah Kota Bitung. Penyerahan ini menjadi simbol keberhasilan pengelolaan BUMD yang profesional dan akuntabel, sekaligus kontribusi nyata dalam memperkuat keuangan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Ibadah syukur dipimpin oleh Gembala Teddy Batasina, serta dilengkapi dengan doa dari enam agama dan kepercayaan sebagai wujud toleransi dan harmonisasi kehidupan beragama di Kota Bitung. Kebersamaan lintas iman ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga persatuan dan kerukunan sosial.
Mengakhiri rangkaian kegiatan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota menegaskan komitmen untuk terus bekerja lebih keras, memperkuat pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan menuju Bitung sebagai kota industri yang maju, harmonis, dan inklusif. Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi, menjaga persatuan, dan bersama-sama membangun masa depan Kota Bitung yang lebih baik.(*)