BITUNG — Suasana penuh sukacita dan haru mewarnai pelaksanaan Thanksgiving Ceremony Sekolah Generasi Bintang Bitung di Kecamatan Matuari, Selasa (26/5/2026). Momen syukur itu menjadi ruang kebersamaan bagi siswa, orang tua, guru, dan pemerintah untuk merayakan perjalanan pendidikan sekaligus meneguhkan komitmen membangun generasi muda Kota Bitung yang cerdas dan berkarakter.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bunda PAUD Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, S.E yang memberikan perhatian besar terhadap perkembangan dunia pendidikan di daerah.
Turut hadir Anggota DPRD Kota Bitung sekaligus owner Sekolah Generasi Bintang Devi Barakati bersama Merlein Karundeng, ST, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Femmy Suluh bersama jajaran, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung Fonny Tumundo, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Minut-Bitung Debbi Mamangkey, Pembina Yayasan sekaligus pembicara David Livingstone, Ketua Yayasan Generasi Bintang Bitung Rokky Barakati, para kepala sekolah, guru, orang tua siswa, hingga seluruh peserta didik.
Dalam sambutannya, Ellen Honandar Sondakh mengaku bersyukur dapat hadir bersama keluarga besar Sekolah Generasi Bintang. Ia mengatakan setiap kunjungan ke lingkungan sekolah selalu menghadirkan harapan baru lewat semangat dan keceriaan anak-anak.
“Melihat tawa dan semangat anak-anak kita adalah pengingat betapa berharganya masa depan Kota Bitung yang ada di pundak mereka,” ujar Ellen.
Menurutnya, Thanksgiving Ceremony bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum refleksi untuk mensyukuri setiap proses belajar dan pertumbuhan anak-anak.
Ia menegaskan pendidikan tidak hanya berbicara soal kecerdasan akademik, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter, nilai spiritual, serta kebiasaan hidup yang baik sejak usia dini.
“Anak-anak kita harus tumbuh dengan iman yang kuat, hati yang rendah, dan karakter yang baik. Karena dari merekalah masa depan Kota Bitung akan dibentuk,” katanya.
Ellen juga memberikan apresiasi kepada Sekolah Generasi Bintang yang dinilai konsisten menghadirkan pendidikan berbasis karakter.
Baginya, nama Generasi Bintang bukan sekadar identitas sekolah, tetapi juga harapan besar agar anak-anak mampu tumbuh menjadi pribadi yang membawa terang bagi lingkungan dan daerah.
“Nama Generasi Bintang adalah sebuah doa. Saya percaya sekolah ini terus melahirkan bintang-bintang kecil yang kelak akan menyinari Kota Bitung di masa depan,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Ellen turut mengajak seluruh orang tua untuk terus menjadi mitra strategis sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Menurutnya, keluarga tetap menjadi sekolah pertama dan utama, sementara sekolah menjadi rumah kedua yang harus menghadirkan rasa aman, nyaman, dan penuh kasih bagi setiap peserta didik.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada 96 peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Teruslah belajar, tetap rendah hati, rajin berdoa, dan jadilah anak-anak yang membanggakan keluarga serta Kota Bitung,” pesannya.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Penampilan para siswa, doa syukur, dan pesan motivasi yang disampaikan membuat suasana semakin berkesan.
Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol kuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju masa depan Kota Bitung yang semakin maju dan berdaya saing.