BITUNG — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Sekretariat APPSI–PAPERA Kota Bitung, Jumat (29/5/2026). Di tengah aktivitas pasar dan denyut kehidupan para pedagang, bantuan satu ekor sapi kurban tiba sebagai wujud perhatian dan kepedulian untuk mereka yang setiap hari menggerakkan roda ekonomi rakyat.
Bantuan itu merupakan penyaluran dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APPSI (Asosiasi Perdagangan Pasar Seluruh Indonesia) bersama DPP PAPERA (Pedagang Pejuang Indonesia Raya) kepada pengurus di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia, termasuk Kota Bitung.
Momentum Idul Adha kali ini menjadi lebih bermakna karena bantuan hewan kurban tersebut diprioritaskan untuk pedagang pasar dan masyarakat yang membutuhkan.
Di Kota Bitung, penyaluran berlangsung di Sekretariat APPSI–PAPERA yang berlokasi di Lingkungan I RT 01/RW 02, Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa.
Bantuan itu merupakan dukungan langsung dari Ketua Umum DPP APPSI Sudaryono yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, melalui koordinasi bersama Ketua Umum DPP PAPERA Don Muzakir.
Bagi para pedagang, bantuan kurban bukan sekadar simbol perayaan keagamaan, tetapi juga bentuk nyata bahwa keberadaan mereka mendapat perhatian.
Ketua PAPERA Kota Bitung, Vanny Kaunang, mengatakan bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian nyata dari pengurus pusat kepada kader dan para pedagang di daerah.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur. DPD APPSI dan DPC PAPERA Kota Bitung mendapatkan perhatian langsung dari DPP melalui Pak Sudaryono dan Pak Don Muzakir. Tahun ini kami menerima bantuan satu ekor sapi kurban yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang berhak, khususnya para pedagang,” ujar Vanny.
Menurutnya, para pedagang pasar selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan ekonomi masyarakat. Karena itu, perhatian melalui bantuan kurban memberi makna tersendiri bagi mereka yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan keluarga dari aktivitas jual beli.
Di sisi lain, program bantuan hewan kurban juga disebut menjadi simbol penguatan solidaritas organisasi yang terus dijaga hingga ke daerah.
“Lewat APPSI dan PAPERA, hampir di setiap kabupaten dan kota mendapatkan bantuan hewan kurban. Ini menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan organisasi kepada masyarakat,” tambahnya.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua Bidang Organisasi APPSI Kota Bitung, Haji Rinto Pakaya.
Ia menyebut bantuan tersebut membawa manfaat yang benar-benar dirasakan langsung oleh pedagang kecil dan pelaku usaha pasar tradisional.
“Terima kasih kepada Ketua Umum APPSI Pak Sudaryono dan Ketua Umum PAPERA Pak Don Muzakir atas bantuan sapi kurban ini. Kami sangat bersyukur karena manfaatnya benar-benar bisa dirasakan oleh para pedagang,” ungkap Rinto.
Di tengah suasana Idul Adha yang identik dengan keikhlasan dan berbagi, bantuan hewan kurban dari APPSI dan PAPERA di Kota Bitung menjadi lebih dari sekadar penyaluran.
Ada pesan tentang kebersamaan yang terus dijaga, solidaritas yang dirawat, dan perhatian kepada pedagang kecil yang tetap menjadi bagian penting dari kehidupan kota.
Bagi mereka yang sehari-hari berada di pasar, melayani pembeli sejak pagi hingga petang, bantuan itu menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat—terutama di momentum hari raya yang penuh makna seperti Idul Adha.