MANADO – Harapan panjang warga Pulau Manado Tua Dua untuk mendapatkan air tawar akhirnya terjawab. Berkat dukungan Pemerintah Kota Manado bersama Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kelurahan Manado Tua Dua, serta kerja sama dengan Yayasan Cakra Abhipraya yang didonasikan oleh Youtuber Windah Basudara, kini pengadaan air bersih resmi dimulai.
Ibadah peletakan batu pertama pembangunan sanitasi air bersih digelar di Pulau Manado Tua Dua, Selasa (01/10). Acara ini turut disuport oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang (AARS).
Camat Bunaken Kepulauan, Imanuel Mandak, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. “Terima kasih untuk Yayasan Windah Basudara yang sejak awal bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Bunaken dan Kelurahan setempat dalam membantu menghadirkan air bersih bagi warga di Pulau Manado Tua Dua, Lingkungan II,” ujarnya.
Pulau Manado Tua yang masuk kawasan konservasi Taman Nasional Bunaken memiliki karakteristik geologi berupa pulau karang dengan volume air terbatas. Dari sembilan lingkungan yang ada, sekitar tiga lingkungan masih kesulitan memperoleh sumber air.
Selama ini, warga memenuhi kebutuhan air dengan berbagai cara, mulai dari mengambil air di lingkungan lain, membuat sumur penampung air hujan, hingga mengandalkan distribusi air dari PDAM yang dibawa menggunakan perahu. Pada musim kemarau panjang, pemerintah juga bekerja sama dengan TNI untuk membuat bak penampung air tambahan.
Mandak menambahkan, pada tahun 2021 pemerintah melalui Dinas PUPR sempat melakukan pengeboran sumur di Lingkungan 3.
“Namun upaya itu belum berhasil lantaran struktur pulau karang yang tidak menopang banyak volume air. Selain itu, status kawasan konservasi membuat proses pengeboran tidak bisa dilakukan sembarangan,” ujar Camat.
Pembangunan fasilitas air bersih kali ini berdiri di atas lahan hibah dari keluarga Daleno Katepu, yang diserahkan untuk kepentingan masyarakat. Dengan hadirnya program kolaboratif ini, masyarakat Manado Tua Dua optimis kebutuhan air bersih mereka bisa lebih terjamin. “Setelah sekian lama pemerintah dan masyarakat berupaya, akhirnya di masa pemerintahan AARS ditemukan sumber air tawar. Tuhan memberkati,” tutur salah satu warga penuh syukur. (Dyppo)