Minsel – Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui pengelolaan usaha oleh BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yang memanfaatkan potensi lokal desa.
Di Desa Raanan Lama, Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan, BUMDes “Bersama Maju” mulai menjalankan program pengembangan peternakan babi.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat desa. 
Ketua BUMDes “Bersama Maju” Desa Raanan Lama, Hiskia Mandey, menyampaikan bahwa program ini menjadi awal yang baik untuk memulai berbagai kegiatan produktif di tahun 2026.
“Awal yang baik di Tahun 2026, mulai melangkah bersama BUMDes demi kepentingan masyarakat Desa Raanan Lama,” ujar Mandey.
Ia berharap melalui program peternakan tersebut, BUMDes dapat berperan aktif dalam meningkatkan perekonomian desa serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain memimpin BUMDes, Hiskia Mandey juga menjabat sebagai Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Jemaat GMIM Kalvari Raanan Lama yang aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di desa.
“Semoga dengan adanya BUMDes ini bisa membantu meningkatkan perekonomian desa, serta mampu menambah SDM yang lebih berkualitas dari segi ekonomi maupun pengembangan diri. Sebagai pengurus kami juga berharap tidak terjadi penyelewengan dalam bentuk apapun didalamnya,” kata Mandey. (Dyppo)