BITUNG — Hari libur tak menjadi alasan bagi jajaran Perumda Air Minum Dua Sudara Kota Bitung untuk berhenti melayani masyarakat. Di saat sebagian warga menikmati waktu bersama keluarga, tim teknis Perumda justru turun langsung ke lapangan memastikan pasokan air bersih tetap mengalir ke rumah-rumah warga.
Senin (1/6/2026), tim teknis dipimpin Direktur Utama Perumda Air Minum Dua Sudara Kota Bitung Alfred Salindeho bergerak cepat menuju Instalasi Pengolahan Air Tendeki yang mengalami gangguan.
Gangguan itu dipicu tingginya curah hujan beberapa hari terakhir yang menyebabkan endapan pasir masuk dan mengganggu proses produksi air bersih. Dampaknya mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kecamatan Matuari.
Tanpa menunggu lama, tim produksi langsung membersihkan pasir yang menumpuk di area instalasi. Dengan perlengkapan kerja dan semangat kebersamaan, mereka berjibaku di lapangan agar distribusi air kembali normal.
“Kami sudah membersihkan pasir yang ada di lokasi dan pelayanan air sudah kembali normal,” kata Alfred Salindeho di sela pekerjaan.
Suasana di lokasi pun terlihat penuh semangat. Para petugas saling bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan. Di tengah aktivitas yang padat, terdengar yel-yel penyemangat dari tim produksi yang menambah energi untuk menuntaskan pekerjaan secepat mungkin.
Bagi Salindeho, pelayanan kepada masyarakat tidak mengenal hari kerja atau hari libur. Menurutnya, air bersih adalah kebutuhan dasar yang harus tetap tersedia bagi warga kapan pun dibutuhkan.
“Kami selalu berupaya merespons cepat setiap ada keluhan warga terkait layanan air. Itu sudah menjadi komitmen kami untuk terus hadir dan memberi pelayanan terbaik,” ujarnya.
Langkah cepat yang dilakukan tim Perumda Air Minum Dua Sudara itu kembali menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan lewat kerja nyata di lapangan.
Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, para petugas tetap bekerja dengan satu tujuan sederhana namun penting: memastikan air bersih tetap mengalir ke rumah warga Bitung.