MANADO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado kembali melakukan pemangkasan pohon berbahaya di dua lokasi berbeda sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026, dengan fokus di kawasan kompleks RS Kandouw Malalayang dan SMA Negeri 3 Tuminting.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, DLH Manado menurunkan dua tim kerja lengkap dengan dua unit crane untuk mempercepat proses pemangkasan, khususnya pada pohon-pohon tinggi yang dinilai berisiko. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi bahaya seperti pohon tumbang atau ranting patah yang dapat mengganggu aktivitas warga.
Pemangkasan dilakukan secara menyeluruh terhadap pohon yang sudah terlalu rindang maupun yang berada di titik rawan, guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertata. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menjaga keindahan kawasan perkotaan agar tetap nyaman dipandang.
DLH Manado menegaskan komitmennya untuk terus bekerja setiap hari dalam melakukan perawatan dan penataan lingkungan, termasuk pemangkasan pohon. Hal ini dilakukan demi mendukung terciptanya Kota Manado yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Masyarakat pun diimbau untuk turut berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan pohon yang berpotensi membahayakan di lingkungan sekitar.