BITUNG – Pemerintah Kota Bitung mengarahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menyesuaikan pola kerja dengan bekerja dari rumah (WFH) menyusul gempa bumi yang terjadi dan masih berpotensi menimbulkan gempa susulan.
Kebijakan tersebut disampaikan Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, melalui Sekretaris Daerah Kota Bitung, Ignatius Rudy Theno.
Dalam keterangannya, Sekda menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap situasi kebencanaan yang masih dinamis.
“Petunjuk dan arahan pimpinan, berhubung situasi gempa yang terjadi dan masih ada potensi gempa susulan, maka ASN yang berada di kantor diarahkan untuk menyesuaikan dengan bekerja dari rumah,” ujar Rudy Theno.
Meski demikian, ia menegaskan agar seluruh ASN tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal, meskipun bekerja dari lokasi masing-masing.
Selain itu, pemerintah juga mengimbau seluruh ASN dan masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik, serta terus memantau informasi resmi dari pemerintah.
“Seluruh ASN diharapkan tetap waspada dan tidak panik dalam menyikapi situasi ini,” tambahnya.(*)
Pemerintah Kota Bitung juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling menjaga dan memperkuat solidaritas di tengah kondisi yang terjadi.
“Tuhan menjaga dan melindungi kita semua,” tutupnya.